28 Feb 2019

7-8 Maret 2019, Gunung Bromo Tutup Total, Ada Apa?

Ilustrasi (dok. bromotenggersemeru.org)


LUMAJANG (pendakiceria.com) -- Memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan akan menutup secara total kegiatan wisata Gunung Bromo pada 7-8 Maret 2019.

"Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941, maka kegiatan wisata di Gunung Bromo akan ditutup sementara pada tanggal 7-8 Maret 2019 ya. Semoga kegiatan ibadah masyarakat sekitar dapat berjalan lancar dan khidmat. Salam lestari," tulis akun resmi Instagram TNBTS (@tnbromotenggersemeru), Rabu (27/2).

Adapun penutupan tersebut berdasarkan dari surat edaran BB TNBTS bernomor PG01/T.8/TU/TU.3/DTN/2/2019 yang ditandatangani oleh Kepala Balai Besar John Kenedie tertanggal 27 Februari 2019.

Instagram @tnbromotenggersemeru


Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa memperhatikan surat dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Probolinggo nomor: 27/Pem/PHDI-KAB/I/2019 tanggal 25 Januari 2019 perihal pemberitahuan, maka untuk sementara kegiatan wisata Gunung Bromo ditutup secara total mulai tanggal 7 Maret 2019 pukul 05.00 WIB sampai dengan 8 Maret 2019 pukul 05.00 WIB.

Lebih lanjut dijelaskan, penutupan kegiatan wisata Gunung Bromo ini dalam rangka pelaksanaan Catur Bratha Penyepian Tahun Baru Saka 1941 – 2019 Masehi.

Penutupan ini berlaku untuk seluruh jalur wisata menuju kawasan wisata Gunung Bromo (pintu masuk Cemorolawang RPTN wilayah Tengger Laut Pasir, pintu masuk Wonokitri RPTN wilayah Gunung Penanjakan dan pintu masuk Coban Trisula RPTN wilayah Coban Trisula). (PC-21)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Our Member

Advertisement