3 Feb 2018

Bersantai di Gunung Papandayan

 
Jalur kawah, Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (Foto: pendakiceria.com)
(pendakiceria.com) -- Matahari begitu terik ketika tim pendakiceria.com menginjakkan kaki di Camp David yang merupakan awal destinasi menuju ke  Pondok Salada, Gunung Papandayan.

Menyusuri kawah Gunung Papandayan yang merupakan trek awal, tim pendakiceria.com pun terus telusuri jalur walau terkadang harus berhenti sejenak untuk sekedar beristirahat. Namun, ada baiknya jangan terlalu berlama-lama beristirahat di jalur ini dikarenakan bau belerang yang sangat menyengat yang dapat membuat kepala menjadi pusing.

Setelah melewati jalur kawah, tim menemui jalur yang lumayan landai serta melintasi sungai yang airnya terbilang lumayan segar untuk sekedar cuci muka.

Usai beristirahat sembari mencuci muka, tim pun kembali melanjutkan perjalanan melintasi sungai dan trek pun kembali menantang dengan kontur menanjak serta menyusuri pinggiran tebing yang cukup landai serta jalur hutan hingga ke Pondok Salada (tempat mendirikan tenda).

Sampai di Pondok Salada, tim pun bergegas mencari lokasi untuk mendirikan tenda dan tim pendakiceria.com mendapatkan lokasi untuk bermalam di ujung dari Pondok Salada yang kebetulan pada hari itu sangat ramai sekali dengan pendaki-pendaki yang juga ngecamp disana. Cuaca sore itu terbilang sangat cerah dengan semilir angin yang terasa menyejukkan.

Camp Area Gunung Papandayan di Pondok Salada (Foto: pendakiceria.com)

Keesokan harinya, sekitar pukul 4.00 WIB, tim pun bergegas menuju ke puncak. Namun, setelah bersiap melanjutkan langkah, tim pun mengurungkan niat menuju puncak gunung yang memiliki ketinggian 2.665 mdpl dikarenakan cuaca mendung yang tidak memungkinkan. Akhirnya tim pendakiceria.com hanya melanjutkan perjalanan ke Tegal Alun.

Puas menikmati pemandangan di sekitar Tegal Alun, tim kembali bergegas menuju ke Pondok Salada untuk melakukan packing untuk turun ke Camp David. Saat perjalanan turun, tim mencoba melintasi jalur hutan mati yang sebenarnya jalur ini sering ditutup karena rawan longsor, namun lebih cepat dibandingkan jalur awal pendakian. Tapi pendakiceria.com tidak menganjurkan kalian untuk mengikuti tim mengambil jalur tersebut.
Tegal Alun, Gunung Papandayan (Foto: pendakiceria.com)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Our Member

Advertisement