21 Des 2017

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Selama Tiga Bulan

para pendaki sedang memancing di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani (pendakiceria - DenChito)
(pendakiceria.com) -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengumumkan akan menutup jalur pendakian Gunung Rinjani, di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2018 karena cuaca ekstrem yang membahayakan keselamatan jiwa wisatawan.

Dalam surat pengumuman bernomor PG.1431/T.39/TU/HMS/12/2017 tertanggal 5 Desember 2017, dijelaskan bahwa dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan guna kepentingan pemulihan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani khususnya jalur pendakian maka terhitung 1 Januari - 31 Maret 2018 pendakian ke Gunung Rinjani di tutup untuk umum.


"Penutupan jalur pendakian mempertimbangkan kondisi cuaca di atas gunung dan untuk kepentingan pemulihan kawasan taman nasional," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) R Agus Budi Santosa, di Mataram, baru-baru ini.

Dok. IST

Dia mengatakan bahwa informasi penutupan jalur pendakian sudah disebar kesemua pihak yang berkepentingan, baik Dinas Pariwisata NTB, dan kabupaten/kota serta para pelaku pariwisata. "Informasi disebar satu bulan lebih awal dengan tujuan agar para mitra BTNGR bisa menyebarluaskan kembali informasi adanya larangan mendaki karena faktor cuaca ekstrem," ujarnya.

Seperti diketahui, Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian 3.726 mdpl mempunyai empat jalur resmi pendakian antara lain Sembalun dan Timbanuh, Kabupaten Lombok Timur serta Senaru, Kabupaten Lombok Utara, dan Aikberik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

"Ada empat jalur pendakian resmi yang ditetapkan oleh BTNGR. Jika ada yang mendaki melalui jalur lain tanpa izin resmi berarti ilegal," ucap dia.

Surat pengumuman penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani (pendakiceria.com/Kfess Corin)


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Our Member

Advertisement