27 Jul 2017

Manfaat Naik Gunung Bagi Kesehatan Jiwa

Trekking (DenChito/pendakiceria.com)
 (pendakiceria.com) -- Kegiatan luar ruang khususnya mendaki gunung merupakan aktifitas yang sayang jika dilewatkan oleh para pecinta ketinggian. Biasanya para pendaki gunung, menghabiskan waktu liburnya untuk menikmati sajian keindahan alam berupa dinginnya cuaca, hijaunya padang sabana atau juga bintang-bintang malam yang begitu meriah dilihat dari ketinggian.

Meski kegiatan ini terbilang melelahkan, namun kegiatan mendaki gunung atau hiking ini memiliki banyak manfaat loh bagi kesehatan. Tak sekedar hanya membugarkan fisik, tetapi juga disebut efektif untuk kesehatan mental. Bahkan beberapa penelitian mengungkapkan, bahwa bukti-bukti manfaat mendaki gunung atau hiking dapat mempertajam ingatan sampai memperbaiki mood.

Berikut ini beberapa manfaat dari mendaki gunung atau hiking bagi kesehatan jiwa yang telah dirangkum pendakiceria.com dari berbagai sumber.

- Mengurangi Stress

Kegiatan mendaki gunung dikatakan dapat membalikkan efek negatif akibat dari tingkat kepenatan di kota khususnya kota-kota besar yang diakibatkan polusi, kecemasan dan depresi akibat kehidupan sehari-hari.

Menurut penelitian, berjalan-jalan di hutan atau alam selama 90 menit bisa membuat kita lebih tenang dan rileks. Hasil pemindaian otak pada mereka yang berjalan di hutan juga menunjukkan penurunan aliran darah ke area otak tertentu. Ini menandakan mereka lebih tenang.

- Memori lebih kuat

Aktivitas fisik bisa membawa perubahan pada otak secara positif, misalnya saja meningkatkan kemampuan mengingat dan menajamkan kemampuan berpikir. Jika Anda tak suka berolahraga, melakukan jalan santai dan juga hiking bisa jadi alternatif yang menyenangkan.

Perasaan senang menghampiri para pendaki gunung (DenChito/pendakiceria.com)
- Membuat bahagia

Sebuah studi terbaru yang dimuat dalam jurnal PLOS One mengungkap, berjalan dalam durasi agak panjanag di luar ruang akan menimbulkan rasa bahagia dibanding menggunakan treadmill atau olahraga di gym.

- Lebih kreatif

Dalam sebuah percobaan yang membandingkan antara sekelompok orang yang diminta berjalan-jalan di hutan sebelum mengerjakan tugas kreativitas dengan yang hanya di dalam ruangan saja, menunjukkan perbedaan signifikan. Mereka yang sudah melakukan kegiatan hiking memiliki skor lebih baik dalam hal kreativitas.

Memancing di Danau Segara Anak (DenChito/pendakiceria.com)




Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Our Member

Advertisement