18 Jan 2017

Menapaki Kaki di Atap Lombok (Part I)

(pendakiceria.com/IST)
(pendakiceria.com) -- Mentari mulai nampak, tim pendakiceria.com pun bergegas merapikan barang bawaan untuk pendakian ke gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia yaitu Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketika waktu mulai menuju kearah angka tujuh, tim pun bergegas berangkat menuju ke pasar Aikmel untuk berbelanja kebutuhan logistik selama pendakian. Selang dua jam perjalanan dari pasar Aikmel, tim berhenti sejenak di pos pendaftaran untuk melakukan registrasi pendakian.

Kelar melakukan registrasi, tim pendakiceria.com kembali bergegas menuju ke titik awal pendakian yaitu Desa Sembalun, sebuah desa kecil di lereng Rinjani yang sejuk namun ketika di trek atau jalurnya, agak gersang karena mayoritas padang savana dan di anjurkan bagi yang melakukan trekking pagi atau siang lebih baik menggunakan pelembab kulit dan topi atau payung dan pakaian lengan panjang agar tidak terlalu terpapar panas matahari.

Destinasi awal tim pendakiceria.com adalah pos 3, dimana nanti di pos 3 itu tim akan mendirikan tenda dan bermalam sebelum melanjutkan kembali perjalanan ke Pelawangan Sembalun dan Puncak Rinjani. Pos 3 ini merupakan tempat ngecamp para pendaki, dengan luas area yang cukup besar dan dekat dengan mata air, menjadikan tempat ini favorit para pendaki mendirikan tenda.

Jalur Sembalun (pendakiceria.com/Ahmad Budiana)
Dari Desa Sembalun hingga ke Pos 3 ini memakan waktu perjalanan sekitar 6-7 jam. Dari Pos 3 inilah nantinya tim akan menjumpai jalur yang terkenal melelahkan yaitu tujuh bukit penyesalan sebelum akhirnya tiba di Pelawangan Sembalun. Dari Pos 3 menuju ke Pelawangan Sembalun jarak tempuh sekitar 5-6 jam perjalanan.

Sesampainya di Pelawangan Sembalun, tim kembali mendirikan tenda untuk bermalam. Sekitar tengah malam antara pukul 12-1 pagi waktu setempat tim kembali mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan menuju ke Puncak Rinjani (3.726 mdpl) untuk melihat matahari terbit atau sunrise.

Pelawangan Sembalun (pendakiceria.com/Den Chito)
Jarak tempuh dari Pelawangan Sembalun menuju ke Puncak Rinjani bervariasi tergantung cuaca di jalurnya, namun rata-rata jarak tempuhnya antara 4-5 jam perjalanan dengan kontur jalan berpasir mulai dari daerah yang disebut Punggungan Rinjani. Sampai di Puncak Rinjani, kita akan disuguhkan pemandangan yang sangat luar biasa indah.

Selesai dari Puncak Rinjani, tim kembali ke Pelawangan Sembalun untuk packing kembali dan melanjutkan perjalanan menuju ke Danau Segara Anak yang akan memakan waktu 5-6 jam dengan kontur jalan menurun disertai bebatuan dan ada beberapa anak tangga yang sudah disediakan oleh pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Di Danau Segara Anak inilah tim kembali mendirikan tenda untuk memulai aktivitas keesokan harinya seperti memancing ikan bagi yang hobi mancing, mandi air panas yang terdapat tidak jauh dari danau ataupun berkunjung ke goa-goa antara lain goa susu dan goa taman yang terdapat di sekitaran Danau Segara Anak.

Danau Segara Anak (pendakiceria.com/Den Chito)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Our Member

Advertisement