13 Mar 2019

Balai TNGR Amankan Seekor Burung Sikep-madu Asia

dok. Balai TNGR


LOMBOK (pendakiceria.com) -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengamankan satu ekor burung Sikep-madu asia (Pernis ptilorhynchus) yang terjerat jaring-jaring kebun warga di Desa Sambik Elen, Kec. Bayan, Kab. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Petugas mengevakuasi burung tersebut pada 11 Maret 2019 dan langsung menyerahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB.

Kepala Resort Senaru Seksi Pengelolaan Wilayah 1 (SPW 1) BTNGR, Alfian Johansyah, menjelaskan bahwa evakuasi tersebut berdasarkan laporan dan keterangan yg masuk dari Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resort Senaru.

“Selanjutnya petugas, Hadianto dan Saharuddin (Polhut SPW 1 BTNGR) langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan evakuasi di lokasi sikep-madu tersebut ditemukan,” ungkapnya dalam keterangan resmi, baru-baru ini.

Sebagai informasi, Sikep-madu asia merupakan salah satu jenis burung pemangsa migran yang ada di Indonesia yang masuk ke dalam daftar jenis satwa dilindungi menurut Undang-undang No. 5 tahun 1990. (PC-23)
Share:

12 Mar 2019

Ada Fasilitas Baru di Gunung Prau via Patak Banteng

dok. Instagram/@patakbanteng


WONOSOBO (pendakiceria.com) -- Menjelang pembukaan jalur pendakian di April 2019 mendatang, pengelola Gunung Prau jalur Patak Banteng melakukan pembenahan dari segi fasilitas. Adapun pembenahan itu disebut dilakukan dengan harapan pendakian nanti akan lebih nyaman.

Pembenahan yang dilakukan pengelola Gunung Prau via Patak Banteng meliputi perbaikan jalur dan penambahan fasilitas pendakian meliputi pembuatan anak tangga di jalur pendakian, pembuatan saluran air, penambahan shelter ranger, dan tempat duduk berbahan kayu di area puncak.

dok. Instagram/ @patakbanteng


Sebagai informasi, jalur pendakian Gunung Prau rencananya akan kembali dibuka pada 5 April 2019 mendatang. Untuk itu, bagi kalian yang akan melakukan pendakian ke gunung yang memiliki ketinggian 2.556 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu agar mempersiapkan fisik dan juga mental sebelum melakukan pendakian. (PC-17)
Share:

11 Mar 2019

Kerja Bakti Aksi Bersih TNGGP Kumpulkan Sampah Mencapai 396 Kilogram

dok. TNGGP


CIANJUR (pendakiceria.com) -- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) berhasil mengumpulkan sampah mencapai 396 kilogram pada acara kerja bakti aksi bersih bersama dalam rangkaian acara puncak Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 yang digelar di sekitar kantor BBTGGP, Bumi Perkemahan Mandalawangi-Resort PTN Mandalawangi, Resort PTN Cibodas, serta lingkungan sekitar Cibodas.

Adapun sampah paling banyak berasal dari Bumi Perkemahan Mandalawangi – Resort PTN Mandalawangi seberat 224 Kilogram, sekitar kantor Balai Cibodas seberat 137 Kilogram, dan dari Resort PTN Cibodas seberat 35 kilogram.

Pemungutan sampah pun dipilah antara sampah organik dan anorganik dengan hasil 40 kilogram sampah organik dan 356 kilogram sampah anorganik. Sampah organik ini untuk selanjutnya diolah menjadi pupuk organik dengan sistem lubang berpindah dan sampah anorganiknya dikumpulkan untuk diolah lebih lanjut di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Cilaku Cianjur.

Selain kerja bakti aksi bersih, kegiatan yang mengusung tema 'Gerakan Indonesia Bersih' dan sub tema 'Kelola Sampah, Hidup Bersih, Sehat, dan Bernilai' ini juga dilakukan kegiatan Apel Aksi Bersih BBTNGGP, penandatangan Deklarasi Bersih Sampah BBTNGGP bersama mitra dan masyarakat, dan pembagian bibit tanaman. (PC-10)

Share:

10 Mar 2019

Trik Memotret Pakai Ponsel

Ilustrasi memotret menggunakan ponsel (dok. pendakiceria.com/Tugik)

JAKARTA (pendakiceria.com) -- Mengabadikan momen ketika mengunjungi destinasi wisata tidak melulu harus menggunakan kamera DSLR. Di jaman sekarang ini berbagai produsen smartphone menyematkan berbagai kecanggihan dalam hal fotografi di produk ponselnya.

Untuk itu, kalian harus memaksimalkan smartphone itu untuk mengabadikan momen-momen penting dalam perjalanan. Berikut ini beberapa tips memotret menggunakan kamera ponsel seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Perhatikan faktor cahaya saat akan memotret.

Cahaya menjadi hal utama dan berpengaruh untuk hasil jepretan kalian. Pastikan bahwa sebelum memotret, kalian mendapati pencahayaan yang cukup. Hal ini dikarenakan keterbatasan sensor kamera pada ponsel yang ukurannya lebih kecil ketimbang kamera DSLR.

2. Pilih objek yang akan difoto.

Perbanyak melihat referensi atau hasil karya fotografer lain, sering-sering pantau media sosial mereka lalu pelajari objek yang biasa mereka potret. Pemilihan objek yang tepat akan menjadi nilai tambah dari hasil jepretan kalian.

3. Foto objek yang diam.

Kamera smartphone memiliki kekurangan dalam hal menangkap objek yang bergerak, oleh karena itu ada baiknya melakukan pemotretan dengan objek yang diam.

4. Ponsel harus stabil.

Usahakan tangan kalian tidak bergetar saat mengambil momen, pasalnya ketika tangan bergetar akan membuat hasil foto menjadi blur. Jadi latih tangan kalian agar bisa menggenggam ponsel dengan stabil, atau jika kesulitan kalian bisa menggunakan tripod yang khusus untuk smartphone.

5. Jangan Gunakan Zoom.

Menggunakan zoom pada kamera akan membuat hasil foto menjadi buruk dan mengurangi resolusi gambar. Sebaiknya kalian mendekatkan diri kepada objek, atau cari posisi yang tepat saat akan memotret lansekap.

6. Perhatikan sudut pemotretan.

Ada ungkapan yang menyatakan bahwa ‘Angle is everything’, karena sudut pemotretan itu sangat berpengaruh terhadap hasil foto. Demikian juga saat memotret dengan kamera ponsel. Perhatikan angle yang kalian pilih, setidaknya kalian sudah bisa membayangkan hasil fotonya nanti seperti apa.

7. Bersihkan lensa ponsel.

Membersihkan lensa ponsel kalian dari minyak, kotoran atau debu. Biasakan untuk membersihkan lensa sebelum memotret, gunakan kain halus semacam pembersih kacamata untuk membersihkan dari kotoran atau sidik jari yang menempel. Sehingga gambar yang kalian ambil akan fokus dan sempurna.

8. Buat foto bercerita.

Ini adalah salah satu trik supaya foto kalian lebih menarik dan berkesan. Di mana ketika seseorang melihat foto yang kalian hasilkan bisa mengerti makna dibalik foto itu. (PC-20)
Share:

9 Mar 2019

Simak, Ini Manfaat Mendaki Gunung

Ilustrasi (dok. pendakiceria.com/Dodo)

JAKARTA (pendakiceria.com) -- Melakukan pendakian gunung atau berpetualang pada dasarnya akan mengubah diri kita. Saat berpetualang, kita akan bertemu dengan situasi dan kondisi yang baru, orang-orang baru, dan yang jelas pengetahuan dan cerita baru.

Dari petualangan tersebut kalian akan merasakan manfaat-manfaat yang bisa diambil dari mendaki gunung. Berikut ini beberapa manfaat dari mendaki gunung seperti dikutip dari laman cozmeed.com.

1. Lebih Mengenal Diri Sendiri

Saat berpetualang, kita akan banyak bertemu dengan hal baru. Pada tahap ini, kita mulai dapat mengenali karakter diri kita sendiri. Tentang apa yang kita suka dan apa yang kita takutkan. Terlebih lagi jika kita melakukan solo traveling, kitalah satu-satunya orang yang memutuskan segala sesuatunya di perjalanan, sehingga kadang alam akan intens membuat kita berdialog dengan diri sendiri.

2. Membentuk Mental dan Pikiran yang Kuat dan Sehat

Mendaki juga sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter, mental dan pikiran yang kuat serta tegas. Dalam mendaki dibutuhkan keahlian dalam hal pengelolaan insting, manajemen pendakian, dan juga pengelolaan emosi yang baik. Dengan seringnya melakukan kegiatan mendaki, maka pengelolaan insting dan emosi akan terasah dengan baik, dan akan berpengaruh pada mental dan pikiran yang sehat serta kuat.

Dalam pendakian kita akan dihadapkan pada alam dan cuaca yang berubah-ubah, juga keadaan serba apa adanya yang secara tidak langsung membuat mental menjadi lebih kuat. Kita juga dihadapkan dengan berbagai karakter yang akan tampak asli saat di gunung dalam keadaan serba jauh dari apapun, emosi pun ikut pula diuji.

3. Membuka Wawasan Baru Dengan Dunia Luar

Dengan melakukan perjalanan ke tempat baru, sudah pasti kalian akan menemui hal-hal yang baru. dengan keluar dari zona nyaman tentu akan menambah wawasan yang kalian miliki.

4. Manajemen Keuangan

Berpetualang memang membutuhkan biaya. Pada umumnya, kita akan mengatur sendiri bagaimana alur keuangan kita saat di perjalanan nanti. Menyisihkan sebagian gaji untuk perjalanan juga termasuk contoh dari manajemen keuangan. Melalui hal-hal seperti ini, kita justru bisa belajar agar lebih bijak dalam mengatur keuangan.

5. Kemampuan Beradaptasi

Beradaptasi dengan lingkungan sekitar adalah suatu keharusan yang harus semakin diasah. Saat berada di tempat yang asing, mau tidak mau kita akan melakukan adaptasi dengan lingkungan.

6. Menambah Ilmu Pengetahuan

Dengan mendaki, kalian akan belajar mengenal alam dan navigasi darat. Melalui tanda-tanda alam yang muncul seperti, arah angin, arah matahari, jejak binatang, dan masih banyak yang lain. Dengan ini, maka ilmu pengetahuan yang kalian miliki akan semakin bertambah dan dapat kalian aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

7. Menyehatkan Tubuh

Mendaki gunung adalah sebuah kegiatan yang melibatkan semua indera dan seluruh anggota tubuh. Pada dasarnya, pendakian yang dilakukan dengan teratur akan menjaga kesehatan tubuh. Bahkan menurut penilitian mendaki gunung dapat membuat jantung dan paru-paru semakin kuat, membuat tulang kuat dan terhindar dari osteoporosis, terhindar dari risiko diabetes, dan penyakit-penyakit lainnya.

8. Belajar Hidup Mandiri

Dengan mendaki, itu berarti kita hanya akan mengandalkan, gear, perbekalan, insting dan juga kondisi alam sekitar kita untuk bertahan hidup, terutama ketika mendaki daerah-daerah yang cukup ekstrim. Jadi manfaat mendaki gunung dapat mengajarkan kita untuk belajar hidup mandiri dan bertahan tanpa bantuan teknologi canggih atau kekinian.

9. Menambah Teman

Mendaki gunung biasanya dilakukan tidak sendirian, melainkan dalam tim atau juga rombongan. Bahkan saat melakukan solo traveling pun kita akan bertemu dengan pendaki lain ketika sedang beristirahat. Hal ini lah yang akan membantu dalam menambah relasi, interaksi, dengan orang baru ketika mendaki. Berkenalan, bersahabat, dan lainnya atau bahkan nantinya bisa berjodoh.

10. Mengurangi Stress

Pemandangan hijau yang ada pada dedaunan mampu menjaga kesehatan mata, menghilangkan stres dan membuat pikiran menjadi tenang. Mengapa? Karena dedaunan berwarna hijau banyak mengandung klorofil dan aroma sehat sehingga mampu membuat syaraf kita menjadi tenang, sekaligus menyehatkan indera penglihatan.

11. Rasa Syukur Kepada Sang Pencipta

Dengan melakukan petualangan, artinya kita juga sedang menikmati mahakarya Tuhan di bumi ini. Keindahan alam, keberagaman, rasa senang, dan sebagainya akan timbul dari dalam diri. Mengambil manfaat dari sebuah perjalanan ternyata mampu membaut kita semakin dekat dengan Pencipta. (PC-18)
Share:

8 Mar 2019

Jalur Pendakian Gunung Arjuno Alami Banjir Bandang

Cuplikan video banjir bandang di Gunung Arjuno (dok. Instagram)


MALANG (pendakiceria.com) -- Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan video mengenai banjir bandang di jalur pendakian Gunung Arjuno pada Sabtu (3/3). Dalam video berdurasi 20 detik tersebut terlihat air keruh dengan kecepatan cukup tinggi menutupi jalur pendakian.

Video yang diunggah oleh akun instagram @anggadant ini sontak membuat warganet kaget. Bahkan di beberapa akun instgram para pecinta gunung pun video ini banyak di posting ulang atau repost.

Dalam keterangannya akun @anggadant, menjelaskan bahwa salah satu kejadian yang tidak diduga waktu pendakian Gunung Arjuno, banjir bandang yang menutup jalur jip belerang dari pos 1 ke pos 2. “Alhamdulillah masih di beri selamat untuk kumpul lagi bareng keluarga,” tulisnya.

Dia pun menginformasikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (3/3) sekitar pukul 13.00 WIB tepatnya di Pos Kopkopan, Gunung Arjuno. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak terkait mengenai banjir bandang ini. (PC-20)


Share:

6 Mar 2019

Gunung Slamet dan Sindoro via Kledung Kembali Dibuka

Ilustrasi (dok. Instagram)

PURBALINGGA (pendakiceria.com) -- Setelah sempat ditutup pada 10 Januari 2019 akibat cuaca buruk, akhirnya jalur pendakian Gunung Slamet kembali dibuka pada 2 Maret 2019. Adapun pembukaan jalur pendakian disebut karena kondisi cuaca yang sudah membaik dan vegetasi di sepanjang jalur pendakian yang mulai tumbuh dan relatif pulih.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata dijelaskan bahwa terhitung mulai hari Sabtu tanggal 2 Maret 2019 jalur pendakian Gunung Slamet melalui pos Bangbangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga dibuka kembali.
surat edaran pembukaan jalur pendakian Gunung Slamet (dok. Instagram)

“Kepada para pendaki, kami menghimbau agar selama melakukan pendakian tetap memperhatikan prosedur yang telah ditentukan oleh petugas di pos Bangbangan, serta menjaga ekosistem lingkungan dan tanaman di sepanjang jalur pendakian,” tulis surat edaran tersebut.

Jalur Pendakian Sindoro via Kledung Dibuka Kembali

Ditutup pada 10 Februari 2019 akibat kondisi cuaca, akhirnya jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung kembali dibuka pada 1 Maret 2019. Adapun pembukaan ini diumumkan oleh Gabungan Remaja Anak Sindoro (Grasindo), salah satu pengelola Gunung Sindoro dalam surat edarannya.
Surat edaran pembukaan jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung (dok. Instagram)
Dalam surat edaran bernomor 02/GRASINDO/SE/II/2019 dijelaskan bahwa berdasarkan rapat koordinasi pembukaan jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung, di sekretariat yang bertempat di Kledung, Kec Kledung Kab Temanggung, Jawa Tengah ditetapkan bahwa pendakian Gunung Sindoro via Kledung kembali dibuka mulai tanggal 1 Maret 2019.

“Yang dari kemaren nggak sabar tanya-tanya kapan buka, tanggal 1 Maret 2019 sudah di buka untuk jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung,” tulis akun instagram @grasindo_sindoro dalam caption fotonya. (PC-17)
Share:

Our Member

Advertisement